Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA


Rabat - Situs media online www.futurosahara.net menerbitkan sebuah artikel tentang Ahmed Khalil, salah satu anggota utama kelompok separatis Polisario. Ahmed diculik oleh pihak otoritas Aljazair pada 6 Januari 2009 di Aljir, menurut putranya Rachid Khalil.

Ahmed Khalil lahir di Tan-Tan, di wilayah Guelmim-Oued Noun, di Maroko Barat Daya.

Dia adalah penasihat hak asasi manusia di dewan eksekutif Front Polisario.

Pada tahun 2014, Forum Dukungan Otonomi Tindouf (Tindouf Autonomous Support Forum - Forsatin) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ahmed Khalil telah diculik karena secara terbuka mengkritik pelanggaran HAM berat di kamp-kamp Tindouf.

Sepuluh tahun setelah penghilangan paksa, nasib mantan kepala kamp keamanan Tindouf, Ahmed Khalil, tetap belum terselesaikan. Tuntutan keluarganya tidak mendapatkan respon di Polisario, tidak juga dari pihak di Aljazair, yang dituduh bertanggung jawab atas penculikan itu.

Karenanya muncul permintaan para warga dari suku korban, Suku Rguibat Souaad, mereka baru saja pergi ke Creneau untuk menuntut kembalinya korban "hidup atau mati"!

Pada tanggal 25 Januari 2019, suku Rguibat Souaad dan anggota keluarganya bertemu di kamp Laayoune untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi keengganan pihak Polisario dan otoritas Aljazair untuk memperjelas situasi terkait kasus itu.

Pada pertemuan ini, yang diorganisir oleh putra korban, Haffadallah Khalil Ahmed, anggota keluarganya, serta anggota suku Rguibat Souaad, juga menuntut agar mereka yang bertanggung jawab atas penculikannya memberikan penjelasan tentang segala sesuatu terkait penculikannya.

Termasuk keterangan tentang hilangnya Ahmed Khalil dan tempat penahanannya, dan jika sudah wafat, harus diberitahukan tentang keadaan kematiannya, tanggal serta tempat pemakamannya.

Sumber: www.persisma.org
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.