Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Warga Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam, Roiyani dan Zulkifli diamankan petugas Imigrasi dan Avsec Bandara Hang Nadim di Batam, Kepri, Kamis (31/1/2019).(KOMPAS.com/ HADI MAULANA)
Banda Aceh - Dua warga Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam, Roiyani dan Zulkifli, diamankan petugas Imigrasi dan Avsec Bandara Hang Nadim di Batam, Kepri, Kamis (31/1/2019).

Keduanya diamankan karena terbukti menyelundupkan narkotika golongan I jenis sabu-sabu yang disimpan di telapak sepatu keduanya.

Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Suwarso mengatakan, keduanya tertangkap berawal dari kecurigaan terhadap Roiyani.

Begitu dilakukan pemeriksaan, ditemukan sabu-sabu sebanyak 453 gram yang dikemas menjadi 4 bungkus.

"Gerak gerik Roiyani mencurigakan saat akan melintasi x-ray pintu kedatangan, saat itulah petugas Bea Cukai dan Avsec langsung menggiring Roiyani ke ruang pemeriksaan dan di sana ditemukan sabu di dalam telapak sepatu pelaku," kata Suwarso.

Pelaku sendiri akan melakukan penerbangan ke Surabaya menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-970.

"Dari pelaku, kami berhasil mengamankan Zulkifli, yang merupakan teman pelaku yang sudah lebih dulu berada di ruang tunggu A-7 Bandara Hang Nadim," ujar dia.

Dia Utang Sabu Rp 5 Juta Dari Zulkifli, Suwarso menyebut, pihaknya menyita 469 gram sabu yang juga dikemas rapi menjadi 4 bungkus, yang disimpan di telapak sepatu pelaku.

"Keduanya langsung dibawa ke kantor KPU BC Tipe B Batam di Batuampar untuk pendataan sebelum diserahkan ke polisi," terang dia.

Selain sabu, sambung Suwarso, pihaknya juga mengamankan 3 unit HP, dua lembar KTP, dan dua lembar boarding pass Lion Air dengan nomor penerbangan JT-970 Batam tujuan Surabaya.

Sumber: kompas.com
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.