Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Koordinator MaTA, Alfian
Lhokseumawe - Perusahaan yang terlibat dalam pengadaan ternak fiktif di Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe yang bersumber dana dari APBK tahun 2014 sebesar Rp 14,5 miliar mencapai 138 perusahaan dari 170 lebih perusahaan yang mengikuti tender tersebut. Hal itu berdasarkan hasil penelusuran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA).

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemko Lhokseumawe melalui DKPP setempat memplot dana sebesar Rp 14,5 miliar dalam APBK tahun 2014 untuk pengadaan ternak, berupa lembu. Selanjutnya, lembu tersebut dibagikan kepada puluhan kelompok masyarakat di Kota Lhokseumawe. Namun, pada akhir tahun 2015, pihak kepolisian menemukan adanya indikasi korupsi, sehingga mulai melakukan penyelidikan. Sehingga ditemukan data adanya dugaan kalau pengadaan lembu itu banyak yang fiktif.

“Informasi yang kita terima dan berdasarkan hasil investigasi MaTA, ada 138 perusahaan yang terlibat dalam pengadaan ternak fiktif, dengan dana puluhan sampai dengan seratusan juta rupiah. Karena itu, kita berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut,” ujar Koordinator MaTA, Alfian kepada Serambi, Sabtu (22/9).

Dia menegaskan, MaTA akan terus mendesak supaya pihak kepolisian segera menyidik pimpinan dan pengurus perusahaan yang ikut terlibat dalam pengadaan ternak fiktif tersebut, sehingga perusahaan yang terlibat dalam kasus korupsi itu, tidak terlibat lagi dalam tender. “Kita berharap, penangan kasus korupsi pengadaan ternak ini segera dipercepat, apalagi polisi sudah memeriksa banyak saksi,” harap Alfian.

Selain itu, kata Koordinator MaTA, polisi juga sudah menetapkan tiga tersangka dalam kasus tersebut, artinya polisi sudah menemukan alat bukti yang cukup. “Sebelumnya, MaTA juga sudah meminta agar Polda Aceh mengambilalih kasus ini, karena proses penyidikannya yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut,” papar dia.

Menurut Alfian, kasus tersebut termasuk kasus korupsi besar di Aceh saat ini. Karena, selain banyak sekali kerugian negara, juga sangat banyak kalangan yang terlibat dalam kasus itu. “Kita desak supaya kasus ini dibongkar tuntas, sehingga menjadi pelajaran bagi pihak lain dan perusahaan lain,” tukas Alfian.

Sumber: serambinews.com
loading...
Label: ,

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.