Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh - Pesta demokrasi Pilkada serentak 2018 sebentar lagi akan digelar di tiga kabupaten kota di Aceh termasuk Subulussalam. Tiga hari lagi sudah memasuki masa tenang selama tiga hari (24-26 Juni 2018).

Seniman Aceh Rafli Kande kepada media kembali mengajak masyarakat kota Subulussalam untuk memilih pasangan nomor 3 (tiga) H Asmauddin SE - Hj Asmidar SPd (HAMAS). Kali ini Rafli memaparkan 3(tiga) kriteria dasar dalam memilih pemimpin sehingga nantinya masyarakat mendapatkan pemimpin yang ideal untuk Subulussalam.

"Ada 3 ( tiga) kriteria umum dan mendasar dalam memilih pemimpin. Jika ketiganya ada pada diri calon pemimpin, maka tidak ada alasan lagi kenapa kita tidak memilihnya. Pemimpin yang berpengalaman akan lebih paham dalam menyelesaikan masalah, pemimpin yang mau mendengarkan akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dan pemimpin yang memiliki visi dan misi memajukan akan membawa masyakaratnya lebih sejahtera. Ketiga kriteria itu dimiliki oleh pak H Asmauddin," ungkap Rafli Kande kepada media, Rabu (20/06/2018).

Dia memaparkan, dari sejumlah calon yang maju di Pilkada di negeri sadakata ini, masyarakat bisa melihat sendiri siapa yang paling berpengalaman dalam dunia pemerintahan. "Jawabannya tentu tak lain yakni H Asmauddin SE, yang telah menapak dari pemerintahan tingkat gampong hingga pemerintahan tingkat provinsi sebagai satu-satu kepala dinas tingkat provinsi yang berasal dari Subulussalam-Aceh Singkil sejak 2007-2017. Selain itu, beliau pernah menjadi Pj. Walikota Subulussalam, Plt Bupati Subulussalam dan kali ketiga ini kita harapkan dapat dipilih menjadi pemimpin daerah yang defenitif setelah tiga kali beliau mengikuti pilkada," terang Rafli.

Dia melanjutkan, hal berikutnya H Asmauddin selama ini merupakan sosok yang mau mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak, baik itu dari mahasiswa dan pemuda maupun dari berbagai kalangan lainnya. "Walaupun memiliki segudang pengalaman di dunia pemerintahan, namun selama ini masukan-masukan yang baik dari berbagai beliau dengarkan, dan ini menjadi modal penting bagi seorang pemimpin dalam membangun daerah,"katanya.

Poin ketiga, yakni kita dapat melihat dari visi dan misi pasangan ini yang jelas-jelas berorientasi kepada kepentingan masyarakat. "Ketika debat kandidat kita bisa lihat pasangan mana yang paling layak untuk memimpin negeri sadakata nantinya," ujarnya.

Selain 3 poin dasar diatas, kata Rafli, patut disadari secara seksama bahwa ini kali ketiga H Asmauddin SE maju di Pilkada Subulussalam, apalagi hanya beliau yang maju dari tokoh-tokoh awal terbentuknya kota Subulussalam. "Agar cita-cita awal pemekaran Subulussalam tempo hari terwujud, maka sudah semestinya diberikan kesempatan kepada salah satu tokoh utamanya untuk memimpin, H Asmauddin merupakan ketua panitia pemekaran kota Subulussalam dan itu tercatat dalam sejarah.  Sudah sepatutnya kepemimpinan Subulussalam itu dipercayakan kepada putera asli Subulussalam yang  paham betul seluk beluk daerah tersebut,"tambahnya

Menurut Rafli, selain ideal pasangan ini juga serasi, dimana H Asmauddin mewakili kaum adam (laki-laki) dan Hj Asmidar mewakili kalangan perempuan. "Ini tentunya sangat ideal, ada yang mewakili kalangan laki-laki adapula dari kalangan perempuan, dimana pemimpin utamanya tetap laki-laki sehingga tidak bertentangan dengan sejumlah dalil agama," sebutnya.

Rafli juga mengatakan, jika pasangan ini diberi amanah oleh masyarakat dirinya yang merupakan seniman yang telah go internasional akan membantu pemerintahan nantinya. "Insya Allah, jika Paslon Nomor 3 (Hamas) terpilih kita akan bantu mengembangkan sektor pariwisata, seni dan budaya,"bebernya.

Terakhir, Rafli mengajak agar masyarakat Subulussalam menggunakan hak suaranya pada pilkada 27 juni 2018 mendatang dan mengawal secara bersama hasilnya.

"Ayo lihat secara cermat, jika masih ragu lakukanlah istikhirah dengan harapan diberi petunjuk dan ketetapan hati demi sebuah kebaikan. Sungguh Allah lah yang berkuasa membolak balik kan hati, Allahu Muqallibal Qulub. *Kita berharap nantinya pemimimpin Subulussalam nantinya merupakan pemimpin yang benar-benar bisa menjadi imam buat rakyatnya*, "tandasnya.

*Tidak hanya kepada rakyat Subulussalam, kepada HAMAS Rafli juga berpesan jika nanti diamanahkan oleh rakyat maka hendaklah senantiasa menjaga batas-batas Subulussalam dengan Sumatera utara, dan nilai-nilai budaya Islam."Kalau diamanahkan rakyat, batas-batas daerah Subulussalam dengan Sumatera Utara hendaknya dijaga, kemudian-kemudian lahan-lahan milik masyarakat jangan sampai dirampas pihak luar, dan yang maha penting nilai-nilai budaya islam yang telah diperjuangkan oleh Syekh Hamzal Al-Fansuri hendaknya diterapkan di negeri sadakata nantinya*,"pungkas Rafli.[]

loading...
Label:

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.