Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Fito Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Foto: Serambinews
Lhokseumawe - Para security dari perusahaan Pertamina Training & Consulting yang selama ini bekerja di Perta Arun Gas (PAG) Lhokseumawe, hingga Selasa (2/1/2018) pagi masih melakukan aksi mogok.

Mereka melakukan aksi mogok dengan berkumpul di depan pintu masuk PAG. "Benar, kami masih melakukan aksi mogok untuk menuntut ketiga teman kami yang diberhentikan kerja tanpa ada penyebab pasti itu bisa bekerja kembali," ujar seorang security yang enggan disebutkan namanya tersebut, barusan.

Untuk diketahui, aksi mogok ini merupakan sikap protes dari tenaga pengamanan tersebut terhadap pemutusan kerja dari pihak PAG terhadap sejumlah rekannya, yang menurut versi mereka tanpa ada alasan yang jelas.

Dari 11 yang diberhentikan, menurut para security, tiga diantaranya diputuskan kontrak tanpa ada penyebab yang jelas.

Sedangkan Humas PT PAG Lhokseumawe, Cut Zharfa Ajrina, menjelaskan,  sesuai hasil koordinasi dengan Manajer Security Afifuddin, jumlah security yang dikontrak pada tahun 2017 dari  Pertamina Training & Consulting sebanyak 169 orang.

Sehingga hasil evaluasi,  yang bisa diperpanjang sesuai dengan ketentuan dan aturan perusahaan hanya 158 orang.

Jadi hanya 11 orang yang tidak diperpanjang lagi kontraknya.

Namun pihaknya telah meminta pihak Pertamina Training & Consulting untuk memberikan 11 security pengganti lainnya. “Sedangkan 11 orang harus kita minta ganti karena ada beberapa penyebab, seperti faktor usia, terlibat narkoba dan juga karena tidak disiplin. Artinya, kami sudah memiliki alasan yang cukup jelas untuk memutuskan kontrak dengan 11 security tersebut," demikian Cut Zharfa Ajrina.| Serambinews
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.