Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
StatusAceh.net - Dua wanita asal Malaysia berinisial LN (27) dan LS (22) dibekuk personel Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan.

Mereka terbukti menjadi kurir bandar internasional untuk mengedarka sabu-sabu seberat 500 gram.

Kapolres Nunukan AKBP Jefri Yuniardi mengatakan, pihaknya memang menargetkan sang bandar yang diketahui berinisial AD.

Petugas sempat melakukan undercover buy atau bertindak sebagai pembeli narkoba.

“Personel memang sudah janjian untuk ketemu di tempat mereka janjian. Namun, ternyata bandar ini mengirimkan dua orang perempuan warga negara asing,” ujar Jefri, Selasa (25/7).

Dia menambahkan, petugas langsung menangkap LN dan LS yang membawa satu bungkus plastik besar berisi sabu-sabu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, LN dan LS sudah memiliki pekerjaan di Tawau, Malaysia.

Keduanya mengaku sebagai penjaga rumah perjudian terselubung.

Mereka nekat menjadi kurir karena penghasilan sebagai penjaga rumah judi kurang.

LN dan LS mengaku akan mendapat upah puluhan ribu ringgit jika berhasil menuntaskan tugasnya.

“Saat ini, personel masih terus melakukan pemeriksaan lebih mendalam kepada dua WNA ini. Nanti proses selanjutnya seperti apa, bisa langsung ditanyakan lagi nanti perkembangannya di Satreskoba,” pungkas Jefri.

Untuk sementara, kedua kurir tersebut terancam pasal 124, UU Nomor 35/2009 tentang narkotika dengan hukuman minimal lima tahun. (JPNN)
loading...
Label:

Post a comment

loading...

Contact form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.