-->

Iklan

Netanyahu Ancam Tutup Kantor Berita Al-Jazeera di Yerusalem

Thursday, 27 July 2017, 12:36:00 WIB Last Updated 2017-07-27T05:36:22Z
'/>
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: Abir Sultan/reuters)
StatusAceh.Net - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam menutup kantor berita Al-Jazeera di Jerusalem. Netanyahu menuding, media milik Qatar itu telah menyebarkan hasutan terkait bentrokan antara tentaranya dengan rakyat Palestina terkait pembatasan akses ke Masjid Al-Aqsa. 
"Jaringan media Al-Jazeera meneruskan kekerasan yang terjadi di sekitar Temple Mount (Kompleks Al-Haram)," kata Netanyahu berdasarkan unggahannya di Facebook dalam bahasa Hebrew, Kamis (27/7), seperti dilansir Reuters. 
Menurut Netanyahu, dia telah berbicara dengan penegak hukum di Israel mengenai keinginannya untuk menutup kantor Al-Jazeera di Yerusalem. Namun, hingga kini belum bisa dilakukan karena belum ada aturan hukum terkait penutupan kantor media. 
"Saya akan berupaya mengajukan undang-undang yang dibutuhkan untuk mengusir Al-Jazeera dari Israel," ujarnya. 
Al-Jazeera memang cukup gencar memberitakan kisruh pembatasan bagi muslim Palestina yang ingin beribadah ke Masjid Al-Aqsa. Mereka juga beberapa kali menyiarkan bentrokan antara tentara Israel dan warga Palestina yang tinggal di Yerusalem secara langsung. 
Ancaman dari pemerintah negara Arab untuk Al-Jazeera bukan kali pertama. Saat Arab Saudi mengembargo Qatar, kantor berita itu juga dituding sebagai penyebabnya. 
Mesir bahkan diketahui sempat memenjarakan tiga wartawan Al-Jazeera dan menutup kantornya di Kairo. Hingga kini, masih ada dua wartawan jaringan media milik Qatar yang mendekam di penjara Mesir.| Rimanews
Komentar

Tampilkan

  • Netanyahu Ancam Tutup Kantor Berita Al-Jazeera di Yerusalem
  • 0

Terkini

Iklan

Close x />