Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Istri Berlin Silalahi, Ratnawati (dua kiri) didampingi kuasa hukumnya dari YARA mengajukan euthanasia untuk Berlin Silalahi ke PN Banda Aceh, Rabu (3/5/2017).
StatusAceh.Net - Berlin Silalahi (46), seorang korban pengusuran dari barak pengungsi tsunami di Gampong Bakoy, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, mengajukan suntik mati (euthanasia) ke Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu, (3/5/2017).

Berdasarkan Wikipedia, Euthanasia adalah praktik pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan.

Pengajuan euthanasia dilakukan sekitar pukul 15.34 WIB yang diwakili oleh istri Berlin Silalahi, Ratnawati (40) dan kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) yang diketuai Safaruddin SH.

Berlin Silalahi sendiri tidak bisa hadir karena sedang sakit lumpuh dan saat ini berada di Kantor YARA.

Ratnawati mengatakan bahwa keinginan dilakukan euthanasia atas permintaan suaminya sendiri.

Menurutnya, suaminya seperti sudah putus asa dengan penyakit kronis yang dideritanya yang tak kunjung sembuh, terlebih lagi setelah digusur dari barak oleh Pemkab Aceh Besar sehingga mereka tidak ada lagi tempat tinggal.

"Jadi bapak sepertinya sudah putus asa. Setelah pembongkaran barak kemarin secara paksa, dia ambil keputusan itu, saya terkejut. Saya sudah upaya melarang, tapi bapak atas kemauannya seperti itu," kata Ratnawati yang didampingi Safaruddin.

Sementara Humas PN Banda Aceh, Eddy SH mengatakan di Indonesia tidak dikenal dengan euthanasia.

Menurutnya, belum pernah pengadilan menerima pengajuan itu karena euthanasia tidak terdapat dalam hukum positif, yang ada hanya hukuman mati atas putusan pengadilan.

"Silahkan ajukan, kami tidak boleh tolak. Nanti kita proses, nanti kalau sudah ada dasarnya kita proses. Tapi yang pasti euthanasia tidak ada dalam hukum positif, itu yang ada diterapkan di Belanda," katanya yang juga salah satu hakim di PN tersebut. (serambinews)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.