Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Polres Malang memperlihatkan 17 tahanan yang sempat kabur dan kemudian berhasil ditangkap lagi pada Kamis, 4 Mei 2017. (VIVA.co.id/Lucky Aditya)
StatusAceh.Net - Kepolisian Resor Malang, kapok dan tak ingin mengulangi insiden 17 tahanannya kabur, meski semua sudah ditangkap lagi. Polisi mengubah sistem besuk: tak hanya merevisi jadwal kunjungan, tetapi juga memperketat pengamanan.

Jadwal kunjung hanya setiap Selasa dan Kamis dan mulai pukul 10.00-15.00 WIB. Pengawasan dibuat lebih ketat, dengan penambahan personel jaga. Ruang pertemuan keluarga, atau pembesuk dengan tahanan pun kini dibatasi kaca tembus pandang dan komunikasi hanya melalui pesawat telepon khusus.

"Jadi, (pembesuk dengan tahanan) bicara melalui telepon; tidak bisa bersentuhan," kata Kepala Polres Malang, Ajun Komisaris Besar Polisi Yade Setiawan Ujung, kepada wartawan pada Kamis malam, 4 Mei 2017.

Polisi telah menangkap lagi semua tahanan yang kabur. Polisi membekuk mereka di tempat dan waktu berbeda selama dua pekan. Dua di antara mereka bahkan ditembak karena, menurut polisi, melawan saat hendak ditangkap lagi.

Tujuh belas tahanan Polres Malang itu kabur dari sel pada Rabu dini hari, 19 April 2017. Mereka melarikan diri setelah menjebol atap ruang kamar mandi tahanan di sisi barat, lalu memanjat tembok pagar setinggi tujuh meter.

Polres Malang lalu membentuk 17 tim untuk mengejar dan menangkap mereka. Satu tim ditugaskan menangkap satu tahanan kabur.

Polisi sedari awal telah mengingatkan para tahanan yang kabur itu, agar segera menyerahkan diri kepada aparat. Jika mereka melawan saat ditangkap, polisi tak segan menembak.

"Kalau tidak (menyerahkan diri), mohon maaf, saat proses penangkapan, barang kali ada tindakan keras yang kita lakukan," ujar Yade Setiawan sehari setelah para tahanan itu kabur.(Viva)
loading...

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.