Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto / REUTERS
StatusAceh.Net - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengeluarkan peringatan mengerikan kepada para gembong narkoba di Filipina dalam sebuah upacara pada Kamis kemarin. Dia menantang para gembong narkoba untuk membunuhnya atau Duterte yang akan membunuh mereka.

Peringatan pemimpin Filipina yang kontroversial ini disampaikan saat upacara peletakan batu pertama pembangunan jalan Cebu-Cordova.

”Saya berkomitmen untuk menghentikan narkoba sebelum saya lengser,” kata Duterte. ”Yang berarti (saya) akan mengatakan, akan ada pembunuhan yang lebih, karena mereka benar-benar melawan,” lanjut dia.

”Ini tidak akan berakhir besok selama ada obat bius dan seorang raja obat bius,” imbuh Duterte mengacu pada gembong narkoba.

Duterte menantang para polisi yang terlibat dalam kejahatan narkoba dan para gembong narkoba yang melawannya agar membunuh dirinya.

”Anda akan mati. Entah, Anda membunuh saya atau saya bunuh Anda!,” kata Duterte, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (3/3/32017).

Presiden yang mengobarkan perang melawan narkoba ini sudah mengumbar retorika mengerikan, di mana dia mengaku akan senang senang membantai para pecandu narkoba dan menggantung penjahat narkoba seperti tirai.

Duterte telah mengabaikan kecaman dari kelompok-kelompok HAM terkait perang melawan narkoba yang dia mulai sejak menjabat sebagai presiden. Perang itu telah memicu pembunuhan massal di luar hukum terhadap pecandu dan para gembong narkoba yang dianggap melawan.

Jumlah korban tewas dalam perang melawan narkoba di Filipina sudah mencapai lebih dari 6 ribu jiwa. Duterte mengklaim caranya yang dikecam kelompok-kelompok HAM ini untuk memutus generasi pecandu narkoba di negaranya. (Sindonews)
loading...
Label:

Post a comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.