Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Baksos Bambang Tri Banda Aceh Banjir Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona corona Covid-19 Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos dayah Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Film Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan Hindia History Hotel Hukum Humor HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemanusiaan Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malaysia Malware WannaCry Masjid Migas Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp MPU Aceh Mudik Mudik Lebaran MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Projo PT PIM Pungli PUSPA Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebgram Selebriti Senator Sinovac SMMPTN sosial Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tol Aceh Tsunami Aceh Turki Ulama USA Vaksin MR Vaksinasi Vaksinasi Covid-19 vid Video vidio Viral Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Ilustrasi
Ohio - Seorang polisi di Ohio, Amerika Serikat (AS), menembak seorang bocah kulit hitam berusia 13 tahun. Penembakan terjadi saat bocah laki-laki itu mengeluarkan pistol yang ternyata hanya replika, dari pinggangnya.

Disampaikan kepolisian Ohio, seperti dilansir Reuters, Jumat (16/9/2016), bocah itu ditembak beberapa kali ketika mengeluarkan pistol tangan, yang diduga sungguhan namun ternyata hanya replika. Insiden itu terjadi di sebuah gang kawasan Columbus, kota terbesar di Ohio, pada Rabu (14/9) waktu setempat, saat polisi menanggapi laporan adanya perampokan bersenjata.

"Kami menganggapnya sebagai tragedi, ketika hal semacam ini terjadi. Ini hal terakhir yang diinginkan setiap polisi," terang Kepala Kepolisian Columbus, Kim Jacobs, dalam konferensi pers.

Polisi setempat mengidentifikasi korban sebagai Tyree King, meskipun pengacara keluarga bocah itu menyebut namanya Tyre. Sedangkan polisi yang menembak mati King bernama Bryan Mason yang sudah mengabdi selama 9 tahun di kepolisian. Usai insiden ini, Mason dipindahkan sementara ke bagian administrasi, sementara penyelidikan internal terus dilakukan.

Dalam keterangannya, Jacobs menyebut, polisi menyadari pistol itu hanya replika saat mengambil senjata dari lokasi penembakan. Pistol tangan replika yang dibawa King itu menembakkan peluru pelet berukuran kecil dan dipasangi laser. "Ini terlihat seperti senjata api yang bisa membunuh Anda," sebut Jacobs sembari menunjukkan foto senjata replika itu, saat konferensi pers.

Insiden ini berawal saat polisi mendatangi lokasi usai mendapat laporan perampokan bersenjata. Korban perampokan mengaku dirampok sekelompok pemuda yang meminta uang dan mengancam dengan pistol. Beberapa saat kemudian, polisi menemukan tiga pemuda, termasuk King, yang sesuai dengan deskripsi korban soal pelaku. Saat hendak menanyai mereka, King dan satu pemuda lainnya melarikan diri.

Pengejaran berujung di sebuah gang dan saat King mengeluarkan pistol, polisi menembaknya. King dilarikan ke rumah sakit anak setempat, namun nyawanya tak bisa diselamatkan. Pemuda yang kabur bersama King sempat dimintai keterangan, sebelum dibebaskan. Satu pemuda lainnya masih diburu.

Jacobs menegaskan, otoritas setempat akan memutuskan apakah polisi yang menembak King akan dijerat dakwaan pidana atau tidak.

Sementara pihak keluarga korban, melalui pengacaranya, meragukan keterangan polisi dan meminta penyelidikan independen. "Pihak keluarga jelas bingung atas pembunuhan Tyre. Mereka terkejut dan merasa tindakannya (King) seperti yang disebutkan polisi, jauh dari karakternya sehari-hari," sebut pengacara keluarga korban, Chanda L Brown.(Detik.com)
loading...
Label:

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.