Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Banda Aceh – Merayakan Hari Ulang Tahun Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang ke 41, Pemerintah Aceh akan mementaskan Tari Ratoh Jaroe. Bukan sekedar pertunjukan biasa, tarian yang akan pentaskan oleh 6600 penari ini akan memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Kepastian tersebut disampaikan oleh Badri Ismail, selaku Kepala kantor Perwakilan Aceh di Jakarta, pada Rapat Persiapan Akhir, jelang puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) TMII ke 41, yang dipimpin oleh Asisten II Setda Aceh, Azhari Hasan tersebut dipusatkan di ruang Potensi Daerah Setda Aceh.

“Pemecahan rekor MURI Tari Ratoh Jaroe ini dipentaskan oleh 6600 penari. Bapak Gubernur akan menyaksikan secara langsung dan akan menerima Sertifikat dari MURI,” ujar Badri Ismail.

Badri menambahkan, ribuan penari tersebut berasal dari siswi SMU dan mahasiswi se-Jabotabek. Untuk diketahui bersama, sejumlah tarian Aceh, seperti Ratoh jaroe dan Tari Saman menjadi salah satu ekstrakurikuler terfavorit di jabotabek.

“Para siswi dan mahasiswi ini telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan selama beberapa bulan lalu. Sebelum penampilan puncak pada 24 April, para penari akan melakukan gladi bersih pada 21-22 April,” tambah Badri.

Badri menambahkan, dalam pementasan tersebut, para penari yang berjumlah 6600 itu akan membuat formasi berbentuk ‘RATOH JAROE HUT TMII ke-41 ACEH’.

Sementara itu, Asisten II Setda Aceh, dalam kesempatan tersebut berharap seluruh kabupaten/kota se-Aceh dapat bekerjasama dan saling berkoordinasi agar Paviliun Aceh dapat menyabet predikat yang terbaik pada HUT TMII ke-41 tersebut.

“Yang dinilai oleh panitia adalah Paviliun Aceh, jadi Aceh secara keseluruhan, bukan masing-masing kabupaten/kota. Oleh karena itu kekompakan kita dan kerjasama yang baik untuk menampilkan produk unggulan Aceh di ajang tersebut yang akan dinilai oleh panitia,” ujar Azhari Hasan.

Aceh Tuan Rumah HUT TMII ke-41
Sebagaimana diketahui, Aceh ditunjuk sebagai Tuan Rumah oleh Panitia Peringatan HUT TMII ke-41. Oleh karena itu, Aceh mendapatkan sejumlah keistimewaan dalam kegiatan tersebut, diantaranya seluruh tamu undangan dan VIP akan mengenakan pakaian khas Aceh yang pada kegiatan ini disepakati Kerawang Gayo sebagai pakaian resmi Aceh.
“Seluruh tamu, termasuk Wakil Presiden yang akan membuka acara ini juga akan mengenakan Kerawang gayo,” sambung Azhari.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian S. STP M Si, menambahkan, nantinya stand Pemerintah Aceh yang juga berada dalam Paviliun Aceh akan memutarkan sejumlah produk unggulan Aceh, mulai dari potensi alam, produk budaya, Usaha Mikro Kecil Menengah, potensi wisata, dan sejumlah hal lainnya dalam bentuk audio visual.

“Kami menghimbau kepada kabupaten/kota yang ingin produknya ditampilkan di stand Pemerintah Aceh agar dapat mengirimkan rekaman audiovisual tersebut paling lambat tanggal 15 April ini,” ujar Frans.

Frans juga menambahkan, kesempatan menjadi tuan rumah pada event tingkat nasional ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh kabupaten/kota se-Aceh untuk menjaring investor yang dipastikan akan turut membanjiri arena HUT TMII pada 17 hingga 24 April 2016.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, Kepala Biro Ekonomi Setda Aceh serta seluruh perwakilan dari Pemerintah Kabupaten/Kota se-Aceh. (Rill)
loading...
Label: ,

Post a Comment

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.