Abdiya aceh Aceh Tamiang Aceh Timur Aceh Utara Agama Aksi 112 Aksi 313 Aleppo Artikel Artis Auto Babel Bambang Tri Banda Aceh Batu Akik Bencana Alam Bendera Aceh Bergek Bireuen Bisnis BNN BNPB Bom Kampung Melayu Budaya Carona Cuaca Cut Meutia Daerah Dana Bos Deklarasi Akbar PA Deplomatik Depok Dewan Pers DPR RI Editorial Ekomomi Ekonomi Energi Feature Fito FORMATPAS Foto FPI Gampong Gempa Aceh Gempa Palu Gunung Sinabung Haji HAM Hathar Headlines Hiburan History Hotel Hukum HUT RI i ikapas nisam Indonesia Industri Info Dana Desa Informasi Publik Inspirasi Internasional Internet Iran Irwandi-Nova Irwndi Yusuf IWO Jaksa JARI Jawa Timur Jejak JKMA Kemenperin Kemenprin Kesehatan Khalwat KIP Kisah Inspiratif Korupsi Koruptor KPK Kriminal Kriminalisasi Kubu Kuliner Langsa lgbt Lhiokseumawe Lhokseumawe Lingkungan Listrik Lombok Lowongan Kerja Maisir Makar Makassar Malware WannaCry Masjid Milad GAM Mitra Berita Motivasi Motogp Mudik MUI Musik Muslim Uighur Nanang Haryono Narkotika Nasional News Info Aceh Nisam Nuansa Nusantara Obligasi Olahraga Ombudsman Opini Otomotif OTT Pajak Palu Papua Parpol PAS Patroli Pekanbaru Pelabuhan Pemekaran Aceh Malaka Pemekaran ALA Pemerintah Pemilu Pendidikan Pengadilan Peristiwa Pers Persekusi Pertanian Piala Dunia 2018 Pidie Pidie Jaya Pilkada Pilkada Aceh PKI PLN PNL Polisi Politik Poso PPWI Presiden Pungli Ramadhan Ramuan Raskin Riau ril Rilis Rillis rls Rohingya Rohul Saladin Satwa Save Palestina Sawang Sejarah Selebriti Senator Sosok Sport Status-Papua Sumatera Sunda Empire Suriah Syariat Islam T. Saladin Tekno Telekomunikasi Teror Mesir Terorisme TGB Thailand TMMD reguler ke-106 TNI Tokoh Tsunami Aceh Ulama USA Vaksin MR vid Video vidio Waqaf Habib Bugak Warung Kopi Wisata YantoTarah YARA

Tgk Imum Mukhtar bersama Faisal  Keuchik Gampong Seunebok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur
Aceh Timur - Terkait pemukulan terhadap Tgk Imum Mukhtar (45) dan Faisal (40), Keuchik Gampong Seunebok Bayu, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur oleh oknum aparat kepolisian berimbas kepada masyarakat sehingga desa tersebut sampai saat ini masih mencekam, Jumat, 25 desember 2015.

Tgk Imum Mukhtar kepada reporter statusaceh.net mengaku dirinya didatangi oleh sejumlah aparat kepolisian kerumahnya dan diseret ke sebuah warung bersama dengan Keuchik setempat yang menanyakan keberadaan kelompok bersenjata Din Minimi.

Menurut Mukhtar dirinya bersama Keuchik di sekap oleh aparat lebih kurang Satu jam tiga puluh menit, ditempat yang sama dan pertanyaan yang sama di ajukan oleh aparat kepada meraka, namun belum selesai bertanya tonjokan aparatpun menimpa di kepalanya.

"Kenapa pak Keuchik tidak melapor ada anggota Din Minimi disini, belum habis bertanya pukulan aparat pun terjun kekepalanya"tutur Mukhtar 
Setelah selasai bertanya kepada pak Keuchik aparat juga bertanya hal yang sama kepada saya sambil menampar kami berdua. ulasnya.

Sementara, Mukhtar pasca penyekapannya yang dilakukan aparat sampai saat ini tidak berani pulang kerumah, dikarenakan takut kepada aparat, bukan hanya Mukhtar, masyarakat gampong setempat banyak yang sudah meninggalkan desa dikarenakan trauma dengan tindakan aparat kepolisian yang melakukan penyisiran di desanya.

Tgk Imum Mukhtar juga menambahkan, setelah di introgasi disebuah warung sekitar jam 09:30 hingga jam 11:00 WIB Kamis malam (23/12) dirinya diperintahkan oleh Aparat kepolisian untuk melakukan pengemuman di Menasah dengan nada menghimbau kepada seluruh masyarakat bila melihat orang yang membawa senjata agar melaporkan ke pos terdekat.

Pengemuman tersebut disuruh ulangi hingga sepuluh kali oleh aparat, selesainya Tgk imum disuruh besok hari untuk melapor ke Polres Aceh Timur.

Tiba ke esokan Hari (Kamis, 24/12) Tgk Imum bersama Keuchik menuju Polres, namun lucunya orang Polrespun menanyakan kepada kami, ada apa kalian kesini, dan mau buat laporan apa? ujar Tgk Mukhtar.

Sampai berita ini di diturunkan, Pihak Polres Aceh Timur belum bisa di hubungi.

Reporter:: Bustami
loading...

Post a Comment

  1. Kadang aparat nyan mabok leutat ngon ie limun

    ReplyDelete
  2. Komplik di aceh akan kembali terjadi,klau tdak ditanggapi segera oleh pemerintah aceh.
    rakyat aceh akan kembali menelan kepahitan masa lalu..D karnakan pemerintah aceh mengambil diam diri terhadap apa yg terjadi karang..
    Apa erti perdamain yg tlah dirasa rakyat skarang ini...Klau masih pemukulan rakyat sipil pleh aparat masih meraja lela...!

    ReplyDelete
  3. Buah si mala kama tapajoh matema han tapajoh mateyah?

    ReplyDelete
  4. Buah si mala kama tapajoh matema han tapajoh mateyah?

    ReplyDelete

loading...

Contact Form

Name

Email *

Message *

StatusAceh.Net. Theme images by i-bob. Powered by Blogger.